Event

Drama Semifinal Kano Cup IV 2026! Hujan Gol, Kartu Merah, dan Tiket Final yang Diperebutkan Mati-Matian

Cappry yoda pratama
15 May 2026
Cover

Atmosfer panas menyelimuti GOR Tanjungpandan dalam laga semifinal , Jumat (15/5). Pertandingan demi pertandingan berlangsung menegangkan dengan penuh drama, gol-gol spektakuler, hingga perjuangan keras demi mengamankan tiket menuju partai final.

Laga semifinal pelajar putri antara Dayang Spentri melawan SMPN 3 Membalong langsung berlangsung panas sejak peluit babak pertama dibunyikan. Kedua tim tampil saling menyerang dan bermain terbuka demi mencari gol cepat.

Memasuki menit ke-10, SMPN 3 Membalong berhasil memecah kebuntuan lewat gol dari Imel yang sukses memanfaatkan peluang di depan gawang. Tertinggal satu gol membuat Dayang Spentri semakin agresif menyerang demi menyamakan kedudukan. Namun kesalahan kecil di lini belakang justru berujung petaka setelah terjadi gol bunuh diri yang membuat skor berubah menjadi 0-2.

Hanya berselang satu menit, Imel kembali mencatatkan namanya di papan skor dan membawa SMPN 3 Membalong unggul 0-3. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan dan SMPN 3 Membalong sukses mengamankan tiket menuju final kategori pelajar putri.

Pertandingan kedua kategori SMP putra mempertemukan SEMPAT A melawan SPENTRI B. Sejak awal laga, kedua tim langsung bermain cepat dengan jual beli serangan yang membuat pertandingan berlangsung sengit.

SEMPAT A berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-5 lewat gol Defra. Setelah gol tersebut, kedua tim terus saling menyerang hingga babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua, SPENTRI B langsung tampil menyerang demi mencari gol penyama kedudukan. Namun justru pada menit ke-26, SEMPAT A kembali mencetak gol lewat tendangan keras Ilham yang gagal dihentikan penjaga gawang lawan. Skor 2-0 bertahan hingga pertandingan selesai dan SEMPAT A memastikan diri melaju ke partai final SMP putra.

Laga ketiga kategori pelajar putri antara Spendasi Gemilang melawan SMKN 1 TP juga berlangsung panas. Spendasi Gemilang tampil sangat agresif sejak menit awal pertandingan.

Baru memasuki menit ke-2, Tiara sukses membawa Spendasi unggul lebih dulu. Empat menit berselang, Dwi berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0. SMKN 1 TP sempat mencoba bangkit dengan melancarkan serangan demi serangan, namun Spendasi kembali memperlebar keunggulan lewat gol Ledis.

SMKN 1 TP akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Sherin dan membuat skor menjadi 3-1 hingga turun minum.

Babak kedua berjalan semakin seru dengan kedua tim terus saling menyerang. Namun pada menit ke-27, Tiara kembali mencetak gol dan memastikan kemenangan Spendasi Gemilang dengan skor 4-1 sekaligus mengantarkan mereka menuju partai final.

Pertandingan keempat mempertemukan SPENSIX C melawan Spenma Guardian dalam duel panas kategori SMP putra. Kedua tim tampil menyerang sejak awal pertandingan.

Namun pada menit ke-10, Gelvin berhasil membawa Spenma Guardian unggul lewat tendangan jarak jauh keras yang gagal ditepis penjaga gawang SPENSIX C. Tiga menit kemudian, Gelvin kembali mencetak gol dan membuat Spenma Guardian unggul 0-2.

SPENSIX C mencoba bangkit dan terus memberikan tekanan hingga akhirnya Rafly berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 pada menit ke-14. Meski begitu, hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap bertahan dan Spenma Guardian sukses melaju ke final untuk menghadapi SEMPAT A yang sebelumnya sudah lebih dulu lolos.

Laga semifinal SMA putra antara SMAN 1 TP A melawan SMKN 1 Sijuk berlangsung sangat ketat sejak awal pertandingan. Kedua tim terus melakukan jual beli serangan, namun skor tetap 0-0 hingga turun minum.

Babak kedua baru berjalan satu menit ketika Deo bernomor punggung 11 berhasil memecah kebuntuan dan membawa SMAN 1 TP A unggul 1-0. Situasi semakin sulit bagi SMKN 1 Sijuk setelah salah satu pemain mereka harus menerima kartu merah.

Meski bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit, SMKN 1 Sijuk tetap memberikan perlawanan sengit. Namun tiga menit menjelang akhir laga, Deo kembali mencetak gol keduanya dan membuat skor menjadi 2-0.

Di menit-menit akhir, Lafadzan bernomor punggung 7 berhasil menambah gol ketiga untuk SMAN 1 TP A. SMKN 1 Sijuk akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Vino di detik-detik akhir pertandingan. Skor 3-1 bertahan hingga akhir dan SMAN 1 TP A sukses mengamankan tiket final.

Partai terakhir malam itu mempertemukan SMANSA Manggar melawan SMKN 1 TP A. SMANSA Manggar tampil luar biasa sejak awal pertandingan.

Rehan bernomor punggung 7 berhasil membuka keunggulan lewat aksi gocekan indah yang menembus pertahanan lawan. Tak lama kemudian, Radit bernomor punggung 5 berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

SMANSA Manggar semakin percaya diri setelah Rehan kembali mencetak gol dan membuat skor menjadi 3-0. SMKN 1 TP A sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Ridho bernomor punggung 21 menjadi 3-1.

Namun kesalahan penjaga gawang SMKN 1 TP A dalam mengantisipasi lemparan kiper lawan membuat SMANSA Manggar kembali menambah gol menjadi 4-1. Rehan akhirnya menutup pesta gol lewat gol keduanya dan memastikan kemenangan telak 5-1 untuk SMANSA Manggar.

Hasil tersebut memastikan SMANSA Manggar melaju ke partai final kategori SMA putra.

Kini seluruh mata pecinta futsal Belitung tertuju pada partai puncak dan perebutan juara tiga yang akan berlangsung Sabtu (16/5) di GOR Tanjungpandan.

Jadwal pertandingan Sabtu, 16 Mei 2026:

19.00 WIB — Perebutan Juara 3 Putri

SMKN 1 TP vs Dayang Spentri

19.40 WIB — Final Putri

Spendasi Gemilang vs SMPN 3 Membalong

20.20 WIB — Perebutan Juara 3 SMP Putra

SPENTRI B vs SPENSIX C

21.00 WIB — Perebutan Juara 3 SMA Putra

SMKN 1 TP vs SMKN 1 Sijuk

Big match final dan perebutan juara tiga dipastikan berlangsung panas dan penuh gengsi. Siapakah yang akan keluar sebagai juara Kano Cup IV 2026? Jangan lewatkan keseruan dan datang langsung memberikan dukungan untuk tim favorit kalian!